Light Field Display Technology

 Hai Haii Sobat Engineers, Welcome Back bersama kamiii...

   Kita perkenalan diri lagi yuk, biar kalian hafal dan nggak lupa dengan kami. Kami adalah mahasiswa aktif S1 Teknik Telekomunikasi, Telkom University tingkat awal. Kami beranggotakan :

1. Fadiah Salsabiilah Zainal.

2. Putra Alpa Omega Bangun.

3. Rayhan Syailendra.

   Karena kemarin kita udah pelajarin tentang Avatar Experience, gimana kalau kita belajar hal baru lagi, seru banget deh pastinya. Apalagi kalau kita bahas tentang teknologi gak akan ada habisnya. Betul apa betul? betull!

    Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas tentang teknologi yang digadang-gadang akan muncul kisaran tahun 2030 sebagai calon pengganti VR (Virtual Reality dan LCD (Liquid Crystal Display, yaitu Light Field Display. 

    Sebelum masuk ke pembahasan lebih dalam, ada baiknya kalau kita melihat ilustrasi gambar Light Field Display yang dibuat oleh kelompok kami. 





Btw... kalian penasaran gak sih bagaimana cara kerja LFD atau Light Field Display ini?



Dilarsir dari : https://stiki-indonesia.ac.id/2021/04/24/teknologi-baru-diyakini-merubah-hidup-manusia-di-tahun-2030/ dan https://www.redsharknews.com/vr-ar/item/6686-forget-32k-are-you-ready-for-light-field-displays

   Light Field Displays (LFD) ini akan langsung menampilkan gambar empat dimensi ke dalam retina mata Anda dari titik fokus awal. Kelebihan lainnya adalah pengoperasiannya yang tidak serumit perangkat headset VR. Bahkan, kemungkinan LFD ini nantinya berbentuk sesederhana kacamata hitam pada umumnya.

   Tampilan bidang cahaya yang sebenarnya adalah seperti hologram nyata yang disederhanakan (lebih lanjut tentang penggunaan istilah hologram nanti). Dalam kasus yang ideal, sangat dekat dengan melihat seseorang, objek, atau pemandangan karena mata dan otak kita akan melihatnya secara alami dengan semua nuansa halus dan isyarat mendalam yang biasanya kita alami. Saat kita menggerakkan kepala atau tubuh di sekitar layar, perspektif berubah dengan tekstur dan pantulan baru yang datang dari setiap titik cahaya sesuai dengan sudut pandangnya. Itu berarti setiap piksel tidak hanya harus menampilkan pencahayaan dan warna, tetapi juga harus menampilkannya secara berbeda di setiap arah sudut – kiri/kanan dan atas/bawah. 

Berpikir tentang itu. Melakukan ini dengan kepadatan tinggi, sehingga kita memiliki gambar kontinu yang mulus ke segala arah.

Gimana menurut kalian setelah mengetahui apa itu Light Field Display? keren banget gak sih? Karena pembahasan tentang LFD ini belum berlalu mendalam, jadi kami hanya bisa menyampaikan sampai situ dulu saja. 

Sekarang, selamat berandai-andai...^^

Komentar