Engineering Economics (Cash Flow)

  Kembali lagi bersama kamiiii!!

Kami adalah mahasiswa aktif S1 Teknik Telekomunikasi dari Telkom University. Kami yang beranggotakan :

1. Putra Alpha Omega Bangun

2. Fadiah Salsabiilah Zainal

3. Rayhan Syailendra

Disini kami akan membahasa tentang Engineering Economics. Gimana kalau kita simak bersama-sama video dibawah ini dulu yuk...



Nah, Engineering Economics sebenarnya ada banyak temen-temen tapi pada kesempatan kali ini kami akan memaparkan tentang Cash Flow. Jadi disini kita akan mendefinisikan bagian Cash Flow melalui alur kerja untuk memecahkan masalah tersebut.

Buat info aja nih kalau topik Cash Flow ini termasuk dalam karegori utama rekayasa persamaan ekonomi, tabel, simbol, dan informasi tentang berbagai topik yang dibahas dalam rekayasa ekonomi.


Setiap proyek rekayasa yang kita temui akan terdiri dari serangkaian biaya dan kredit yang berjalan pada umur proyek. Adanya transaksi inilah yang dikenal sebagai Cash Flow. Mau itu proyek konstruksi atau proyek R&D, moneter transaksi dapat terjadi kapan saja selama masa pakai proyek dan bisa apa saja mulai dari biaya setengah peralatan, pembayaran pengeluaran, dan lain-lain.


Untuk pengembalian yang menguntungkan atas investasi yang berlangsung dan selama bagian itu sedang beroperasi dapat diartikan sebagai kredit atau pendapatan.


Selanjutnya kita akan membahas alur kerja umum dari Cash Flow ini. Ketika kita menemukan masalah pada Cash Flow, transaksi biasanya akan didefinisikan di seluruh penyataan masalah. Langkah pertama yang bisa kita lakukan adalah  menentukan identitas dari setiap transaksi, lalu apakah itu beban atau kredit lalu kemudian kita bisa meringkasnya dalam bentuk grafik. Kita menyebutnya Cash Flow Diagram.


Cash Flow Diagram akan memungkinkan kita untuk menangkap jenis, besar, dan waktu transaksi individu selama periode proyek. Membantu kita membentuk dasar untuk analisis Engineering Economics.


Cash Flow Diagram tidak boleh lebih dari segmen garis horizontal dengan tanda yang mewakili periode waktu tertentu. Setiap kali transaksi terjadi, garis vertikal ditarik pada saat itu titik waktu tertentu mewakili transaksi dan karakteristik uniknya. Semua transaksi kredit yang tinggi diasumsikan terjadi di akhir periode. Ini disebut dengan Konvensi Akhir Tahun.


Kami mau ngasih tau ke kalian salah satu detail yang sering diabaikan tetapi sangat penting adalah kedua sisi dari setiap transaksi.


Diagram itu tergantung pada sudut pandang di ambil. Misalnya, jika kita menggambarkan Cash Flow saja itu akan terlihat berbeda untuk individu yang mengambil pinjaman. Contoh kecilnya, saat pemilih usaha kecil mengambil pinjaman untuk menutupi pembelian perabot baru untuk kerja mereka. Peralatan yang awalnya senilai 25 dollar dan diharapkan kembali dengan bunga 6%/tahun selama 8 tahun dengan asumsi tidak ada biaya pmeliharaan yang dialami selama 8 tahun itu.


Cash Flow Diagram ini lah yang paling mewakili skenario dari sudut pandang pemilik bisnis. 


Ada beberapa cara umum individu tersandung pada suatu masalah. Salah satunya salah memperhitungkan pengeluaran kredit seperti yang diliat dari persfektif pemilik bisnis. Penting untuk dicatat bahwa semua pemasukan dihitung positif.


Masalahnya menyatakan bahwa pengembalian investasi di dasarkan pada harga asli selama masa hidup. Jadi jika kita mengurangi laba atas investasi dari aslinya, jumlah pembelian pada akhir setiap periode berikutnya.


Gimana nih menurut kalian?🤔

Komentar